Suhendra - detikfinance
Beijing - Dukungan pemerintah China terhadap
kemajuan perkeretaapian di negaranya sangat besar. Hal ini dapat
dibuktikan dengan majunya sarana dan prasarana perkeretaapian di Negeri
Tirai Bambu tersebut.
Fasilitas stasiun kereta api di China
sangat megah, moderen, rapi, bersih dan nyaman. Misalnya Beijing South
Railway Station, stasiun yang beroperasi mulai 1 Agustus 2012 lalu ini
memiliki luas hingga 32.000 meter persegi. Dengan luas itu, bisa
dikatakan luas stasiun kereta ini mengalahkan luas terminal III Bandara
Soekarno Hatta.
Kesan mewah dan megah sudah terlihat dari luar
stasiun. Stasiun ini dilingkari oleh lintasan jembatan layang yang
semakin memberikan kemegahan Beijing South Railway Station.
"Ada
empat pintu masuk di stasiun ini ada dari utara, barat, timur dan
selatan," kata Juru Bicara Beijing South Railway Station Chen Ya Xin di
sela-sela program studi banding 'Melihat China dalam Perspektif
Perkeretaapian' oleh PT KAI, Senin (18/3/2013)
Menurutnya stasiun
tersebut mampu menampung 70.000 orang keluar dan masuk Kota Beijing.
Stasiun ini dilengkapi dengan fasilitas 4.200 tempat duduk yang nyaman,
termasuk fasilitas pengamanan pintu masuk dilengkapi dengan mesin X-Ray
layaknya bandara.
"Standar pengamanan disini dari masing-masing pintu harus melalu pemeriksaan badan dan X-ray," kata Ya Xin.
Stasiun
yang tinggi atapnya hingga 40 meter ini berkonsep ramah lingkungan.
Selain atap atasnya menggunakan kaca agar cahaya matahari masuk,
bangunan ini dilengkapi oleh 3000 unit solar cell sebagai sumber energi
listrik.
Stasiun ini juga terkoneksi 24 jalur rel dari dan menuju
Tianjin. Setiap harinya setidaknya ada 100 kereta yang keluar masuk ke
Beijing South Railway Station.
Menurut Ya Xin, para pengguna jasa
kereta api bisa memesan tiket kereta dengan berbagai cara seperti
pembelian langsung di stasiun, pembelian tiket melalui online, via
telepon hingga penggunaan mesin otomatis untuk tiket. Khusus untuk
pembelian langsung, konsumen dapat membeli tiketnya di 8 loket yang
disediakan oleh para petugas yang siap melayani.
Layaknya
bandara, stasiun yang terdiri beberapa lantai hingga bawah tanah ini
dilengkapi oleh kawasan komersial yang dihuni oleh para tenant-tenan.
Setidaknya tercatat ada 40 lebih tenant yang berada di stasiun tersebut.
Para pengunjung pun akan dimanjakan oleh elevator yang tersedia di
setiap pintu masuk dari atau menuju kereta.
"Di stasiun ini terdapat 23 pintu pemeriksaan tiket, orang hamil dan orang tua dapat prioritas untuk masuk," katanya.
Untuk
mengoperasikan stasiun kereta sebesar ini dibutuhkan kurang lebih 300
pegawai dengan gaji 4000-6000 yuan. Khusus untuk kepala stasiun harus
lulusan S3, yang terlebih dahulu mendapat pendidikan dan ujian.