Kamis, 23 Oktober 2014

November, 9 Koridor Bus Transjakarta Terapkan "Full e-Ticketing"


Bus Transjakarta
Bus Transjakarta (sumber: Suara Pembaruan/Carlos Roy Barus)
 
Jakarta - Setelah uji coba dilakukan pada Koridor I (Blok M-Kota) pada 11 Agustus 2014, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memutuskan sistem full tiket elektronik (e-ticketing) akan diterapkan pada awal November di sembilan koridor bus Transjakarta. Artinya, di sembilan koridor tersebut tidak ada lagi dijual tiket manual atau dalam bentuk kertas.
Direktur Utama PT Transjakarta, Antonius NS Kosasih mengatakan di bulan November, penerapan sistem e-ticketing tidak akan diterapkan secara serentak di sembilan koridor bus Transjakarta.
"Akan dilakukan secara bertahap hingga pada pertengahan Desember, semua koridor bus Transjakarta sudah menerapkan e-ticketing," kata Antonius dalam berita rilisnya yang diterima beritasatu.com, Rabu (22/10).
Penerapan full e-ticketing akan diterapkan di koridor VIII (Harmoni-Lebak Bulus) dan IX (Pinang Ranti-Pluit) pada 1 November. Menyusul pada 22 November diterapkan di Koridor II (Harmoni-Pulo Gadung) dan Koridor III (Harmoni-Kalideres).
Selanjutnya, full e-ticketing juga akan diterapkan di Koridor V (Ancol-Kampung Melayu) dan VII (Kampung Rambutan-Kampung Melayu) pada 29 November. Serta pada 13 Desember diterapkan di Koridor X (Tanjungpriok-Cililitan), XI (Kampung Melayu-Pulogebang) dan XII (Pluit-Tanjung Priok). Penerapan e-Ticketing tetap menggunakan kartu uang elektronik dari enam bank yang telah bermitra dengan Transjakarta.
"Mulai besok akan mulai dipasang poster sosialisasi e-Ticketing ini di seluruh halte Koridor VIII dan IX. Jadi sebelum tahun ini berakhir seluruh koridor sudah full e-Ticketing. Tidak terima tunai lagi," ujarnya.
Dijelaskannya, e-ticketting berupa kartu uang elektronik bank bisa diperoleh di loket-loket Transjakarta, di berbagai merchant mitra bank-bank terkait, dan juga di kantor-kantor cabang bank mitra Transjakarta tersebut.
"Untuk yang sudah punya kartu uang elektronik bank seperti JakCard, e-Money, Flazz, Tapcash, Brizzi atau MegaCash tidak usah beli kartu perdana lagi. Untuk yang belum punya bisa beli di loket-loket kami. Harga kartunya saja dibanderol oleh bank Rp20.000, sementara isi ulang atau top-up bisa dilakukan di loket-loket kami juga. Pihak bank menetapkan minimum Rp20.000," kata Antonius.
Kosasih mengharapkan penerapan sistem full e-ticketing dapat mengurangi kepadatan transaksi di halte dan antrian penumpang bisa dipercepat. Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Transjakarta, Pargaulan Butar-Butar mengatakan sistem tiket yang diterapkan beberapa waktu lalu mendapat respons yang baik dari masyarakat.
"Makanya semua halte harus menggunakan sistem ini," ujar Pargaulan Butar-Butar.
Sedangkan untuk Koridor IV (Dukuh Atas-Pulogadung) dan VI (Ragunan-Dukuh Atas) masih menghadapi kendala. Namun diperkirakan akan diusahakan persiapannya rampung menjelang akhir Desember 2014. Kalau tidak terpenuhi mungkin di 2015 diberlakukan di sana.
"Pada sistem ini tidak mengubah nilai tarif yang dibayarkan penumpang ke operator bus. Setiap penumpang tetap dikenakan tarif Rp3.500," jelasnya.
Penulis: Lenny Tristia Tambun/MUT

Rabu, 11 Juni 2014

TOL Terowongan Terpanjang di Indonesia

Suhendra - detikfinance
 http://images.detik.com/content/2014/06/11/4/070059_tol001.jpg 
 
Jakarta -Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan membuka pra kualifikasi tender pengerjaan terowongan tol bawah tanah sepanjang 500 meter yang menjadi bagian seksi II Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), Jawa Barat.

Pembukaan pra kualifikasi tender akan dibuka akhir Juni 2014, untuk proyek terowongan yang akan dibangun di kawasan utara perbukitan Cadas Pangeran, Sumedang, Jawa Barat yang berbukit-bukit.

"Rencananya kalau nggak akhir bulan ini, mungkin bulan depan (pra kualifikasi)," kata Kepala Balai Jalan Nasional IV Kementerian Pekerjaan Umum Bambang Hartadi kepada detikFinance, Rabu (11/6/2014)

Bambang mengatakan pihaknya sedang memfinalisasi desain terowongan tersebut sebelum dilakukan proses pra kualifikasi tender. Kementerian akan membuka kesempatan kepada kontraktor asing dan lokal untuk menggarap proyek yang digadang-gadang sebagai terowongan jalan tol pertama di Indonesia.

"Tahapannya pra kualifikasi dulu, kita akan saring perusahaan-perusahaan yang bonafit, lalu kita undang untuk menawarkannya," katanya.

Menurut Bambang, pengerjaan konstruksi proyek ini kemungkinan besar oleh kontraktor China yang bermitra dengan kontraktor lokal. Hal ini karena proyek tol menggunakan pinjaman dari China, yang memakai konsep Public Private Partnerships (PPP) atau kerjasam pemerintah dan swasta.

Terowongan ini digadang-gadang yang pertama dan terpanjang di Indonesia, meski sudah ada proyek terowongan seperti di Tras Yogi Cibubur, Jakarta dan Nagrek Garut, Jawa Barat namun lebih pendek

"Kalau di Nagrek (Garut) semi terowongan. Terowongan ini yang pertama (di Indonesia), panjang 500 meter, terowongannya tertutup, ini terowongan beneran (tertutup seluruhnya)," katanya.

Targetnya setelah proses tender, tahun depan kegiatan pembangunan terowongan mulai dikerjakan dengan target penyelesaian 30 bulan atau 2,5 tahun. Penyelesaian terowongan ini akan dikebut bersamaan dengan penyelesaian Tol Cisumdawu seksi I dan II yang harus selesai 2017, jika sudah rampung jaringan tol ini akan menghubungkan Kabupetan Bandung dengan Kota Sumedang, Jawa Barat.

"Target rencana 2017 selesai dari Ranca Kalong ke Sumedang (seksi I dan II)," katanya.

Tol Cisumdawu akan dibangun sepanjang 60,28 km dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp 5 triliun. Rencana konstruksi akan dibagi dalam enam seksi yaitu seksi I Cileunyi-Tanjungsari sepanjang 9,80 km, seksi II Tanjungsari Sumedang sepanjang 17,51 km, Seksi III Sumedang-Cimalaka 3,73 km, Seksi IV Cimalaka-Legok 6,96 km, Seksi V Legok-Ujungjaya 16,35 km, dan seksi VI Ujungjaya-Kertajati sepanjang 4 km.

Pada 29 November 2012 pembangunan tahap I telah dimulai dengan panjang 6,3 km dengan nilai kontrak Rp 1,022 triliun dengan pendanaan 90% pinjaman China dan 10% APBN murni dan diharapkan selesai pengerjaannya 2014. Sedangkan pekerjaannya sendiri dikerjakan oleh konsorsium Shanghai Construction Group (China) dengan Wijaya Karya dan Waskita.

Ini Tanggapan Pihak PRJ Monas Soal Parkir Liar di Jalur TransJ

Jakarta - Sebanyak 3 Halte TransJ di sekitaran Monas tidak berfungsi diakibatkan jalur TransJ di kawasan tersebut dijadikan lahan parkir liar acara Pekan Raya Jakarta (PRJ). Mendengar hal tersebut, pihak penyelenggara PRJ berjanji akan membenahi masalah tersebut.

"Memang dari awal, kita sudah berkoordinasi dengan dishub dan dinas terkait agar seluruh parkir akan ditempatkan di gedung-gedung di sekitaran Monas. Namun, dikarenakan tadi hujan, jadi orang-orang memilih di pinggir-pinggir jalan," jelas media relation PRJ Monas, Buluk, saat dihubungi, Rabu (11/6/2014).

Buluk menjelaskan, pihak penyelenggaran dan petugas dishub merasa kewalahan dalam mengawasi parkir liar di acara tersebut. Padahal, sebelumnya sudah ada pemberitahuan bahwa setiap kendaraan pengunjung bisa diparkirkan di gedung-gedung yang dekat dengan Monas.

"lokasi parkir yang disediakan di Jalan Merdeka ada di gedung Berita Antara, BUMN, Perpustakan Daerah. Dan mereka tetap dikenakan bayar tarif parkir sesuai lokasi tempat mereka parkir," jelasnya.

Buluk menambahkan, ke depannya pihaknya akan memperbaiki segala kekurangan dalam penyelenggaraan acara PRJ Monas. "Kami akan segera benahi agar kedepannya lebih baik," tutupnya.

Halte TransJ Balaikota, halte Gambir 1 dan Halte Monas tidak berfungsi dikarenakan dijadikan parkir liar untuk para pengunjung PRJ Monas. Setiap kendaraan yang memarkirkan mobilnya di lokasi tersebut dikenakan biaya parkir Rp 15.000.

PT MRT Jakarta: Lokasi Stadion Lebak Bulus Jantungnya MRT

Zulfi Suhendra - detikfinance

http://images.detik.com/content/2014/06/10/4/mrtbmw.jpg ilustrasi
Jakarta -PT MRT Jakarta selaku pengembang proyek Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta mengharapkan bisa segera melakukan kegiatan konstruksi di Stadion Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Stadion Lebak Bulus akan dijadikan depo (bengkel/garasi) dan stasiun MRT yang keberadaannya sangat penting bagi jaringan MRT Jakarta.

"Kalau di manusia, itu jantungnya," kata Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta, Muhammad Nasir saat berbincang dengan detikFinance di Wisma Nusantara, Jl MH Thamrin, Jakarta, Selasa (10/6/2014).

Nasir beralasan, pentingnya pembebasan lahan di Stadion Lebak Bulis karena akan ada 16 rangkaian kereta atau 96 gerbong kereta MRT akan terparkir di kawasan itu. Apalagi kawasan di sekitar Lebak Bulus yang mempunyai ruang terbuka hanya di sekitar Stadion dan Terminal Lebak Bulus.

"Memang membutuhkan lahan yang sangat luas, karena memang pengadaan kereta kita 16 train set, dengan 1 train set 6 gerbong. Kurang lebih 96 gerbong," kata Nasir.

Dijelaskan Nasir, depo bagaikan jantung dari MRT. Jika tak ada depo, perseroan akan kesulitan melakukan perawatan, pemeliharaan, parkir rangkaian kereta yang telah dipesan.

"Sama kayak di Manggarai itu ada depo. Nanti ada kereta yang dirawat, ada yang dicuci, ada perawatan ringan, jadi itu depo semacam manusia itu jantungnyalah. Jadi kalau itu nggak ada bagaimana kita bisa melakukan pemeliharaan, itu sangat penting," tuturnya.

Saat ini proses pembongkaran Stadion Lebak Bulus belum dilakukan oleh Pemda DKI Jakarta karena masih mengalami kendala izin.

(zul/hen)

Sabtu, 28 Desember 2013

Malam Tahun Baru, 15 Busway Operasi 24 Jam



Bus TransJakarta (IST)
Bus TransJakarta (IST)
itoday - Untuk mengantisipasi banyaknya warga di malam pergantian tahun 2013-2014, waktu operasional busway koridor I Blok M-Kota dan koridor IX Pinang Ranti-Pluit ditambah.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono, dua koridor tersebut akan dioperasikan dari pukul 24.00 hingga 05.00.
Dalam pelaksanaannya nanti, Pristono menjelaskan pada tanggal 31 Desember untuk koridor I, bus transjakarta akan beroperasi mulai pukul 05.00 hingga 18.00.
Kemudian beroperasi kembali pada pukul 24.00. Namun bus yang disiagakan terbatas, yakni 15 armada untuk arah ke Blok M dan 10 armada untuk arah ke Kota
“Ini salah satu permintaan dari masyarakat juga, karena saat malam hari tidak ada angkutan umum,” kata Pristono, Selasa (23/12)
Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Periwisata menggelar Jakarta Night Festival (JNF) di Jalan Sudirman-Thamrin. Sebanyak 12 panggung akan memeriahkan malam pergantian tahun 2014.
Selain itu, Kaki Lima Night Market yang biasanya diadakan di Jalan Medan Merdeka Selatan, juga akan dipindahkan ke lokasi tersebut.